About the author PT Lab Sistematika Indonsia

PT Lab Sistematika Indonesia has contributed to laboratory equipment since 2010. We are a specialist in laboratory equipment that you need for various types of industries and education.

Analisis Termal

Analisis Termal

Analisis Termal adalah cabang dari sains material yang mempelajari tentang perubahan properti material berdasarkan perubahan temperatur. Perubahan properti material dapat terjadi dalam fase padat, cair, dan gas.

Beberapa jenis analisis termal yang dikenal adalah :

  • TG (Thermogravimetry)
  • DTA (Differential Thermal Analysis)
  • DSC (Differential Scanning Calorimetry)
  • TMA (Thermomechanical Analysis)

Mempelajari dan mengetahui perubahan properti suatu material sangat penting dalam dunia Riset dan Pengembangan (R&D), Quality Control, maupun failure analisis. Perubahan properti yang terjadi bersifat fisik maupun dapat juga akiba perubahan fisik, terjadi perubahan kimiawi (komposisinya).

STA atau TG-DTA

Analisis Termal secara simultan (STA, Simultaneous Thermal Analisys) adalah pada kondisi pengukuran 2 atau lebih perubahan properti dari material dalam satu kali operasi pengukuran. Ini mengacu pada aplikasi TG (Thermogravimetry) dan DTA (Differential Thermal Analisys).

Pengukuran TG dapat memberi kita informasi tentang fenomena perubahan fisik akibat fase transisi yang mencakup penguapan, penyubliman, absropsi, adsorpsi, desorbsi. Umumnya, TG memberi kita info apakah sebuah perlakuan termal (panas) membuat sampel kehilangan berat awalnya, atau justru menambah berat awalnya.

Sementara, Pengukuran DTA dapat memberikan kita informasi tentang transformasi yang terjadi, seperti transisi glas, kristalisasi, meleleh, menyublim.

Analisa termal secara simultan antara TG dan DTA mengkondisikan kesamaan kondisi suhu ruang, laju tekan gas, tekanan udara dalma sampel, laju pemanasaran, kontak panas dengan tempat sampel dan sensor, efek radiasi, dan lainnya).

Rigaku menggunakan teknologi triple-coil balance system dengan tipe horizontal dan terpisah, yang menghasilikan kualitas analisa termal tidak terganggu faktor yang mempengaruhi kesalahan hasil pengukuran (akibat perbedaan suhu pemanasan antara sampel dan referens, pengaruh tekanan aliran udara dalam sampel, dll).

Rigaku juga menyediakan pemanas tipe infrared yang dapat dipilih bila membutuhkan kondisi pemanasan dan pendinginan yang cepat.

Sample holder juga didesain sangat mudah untuk dipasang dan dilepas, sehingga maintenance alat menjadi sangat mudah. Otomatisasi kerja penggantian sampel juga tersedia dalam alat Rigaku TG-DTA. Kita dapat mengatur maksimum 24 sampel dan melakukan analisanya secara berkelanjutan dengan hanya melakukan satu kali saja pengaturan pengukuran di awal dan tidak perlu mengulang pekerjaan secara manual.

Sistem analisa termal secara simultan juga dapat dilengkapi fungsinya dengan alat untuk menganalisa gas yang terurai dari sampel akibat pemanasan (dikenal dengan nama Evolved Gas Analyzer) dengan menggunakan alat Spektrometri Massa (MS) yang terhubung langsung dalam alat TG-DTA.